Dinas Pertanian Nisel Prioritaskan Penggunaan Pupuk Organik T.A 2020

  • Whatsapp

Nias Selatan, Deliknews – Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan targetkan pada tahun 2020 akan prioritaskan penggunaan pupuk organik dan akan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan beberapa program unggulan yang diprioritaskan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, Ir. Norododo Sarumaha bersama Ketua Komisi kepada sejumlah wartawan usai mengikuti pembahasan Anggaran di Komisi II DPRD Nisel, Rabu (13/11/2020).

Beberapa program unggulan yang akan diprioritaskan oleh Dinas Pertanian pada tahun 2020 diantaranya: Pengembangan intensifikasi tanaman padi sawah yang terdiri pengadaan bibit tanaman, pengadaan bahan obat-obatan dan pengadaan pupuk.

Perencanaan pembangunan unit pengelolaan pupuk organik, pemiliharaan kesejahteraan kesehatan dan kesenjangan penyakit menular rabies, dan belanja bahan baku lainnya seperti masker dan lain sebagainya.

Pembangunan jalan pertanian dibeberapa wilayah, pemetaan sawah pertanian, pangan, berbasis sistem informasi, geografis.

Pembangunan dam parit, pembagunan embung, pembangunan irigasi air tanah dangkal atau dalam, pembangunan longsor stop bangunan tanah area berfungsi untuk penahanan air.

Pengembangan tanaman pangan, yang meliputi pengadaan pupuk dan bibit tanaman jagung unggul, pengembangan tanaman holtikultural diantaranya pengadaan benih holtikultural, obat-obatan dan pupuk.

“Pada Tahun Anggaran 2020, ada 2 program tambahan dari program sebelumnya, yakni : pemetaan kawasan dan pembangunan unit pengelolaan pupuk organik,” Papar Kadis Pertanian, Norododo Sarumaha.

Perioritas program unggulan Dinas Pertanian jadi pembahasan dengan DPRD Nias Selatan, Ketua Komisi II DPRD Nisel, Asazatulo Giawa, mengatakan bahwa program ini selalu berorientasi kepada kesejahteraan masyarakat.

“Pada pembahasan tadi sempat alot, karena ada beberapa pembahasan karena hanya sebagian yang menyentuh, namun disepakati agar semua wilayah menyentuh program tersebut hingga wilayah Kepulauan,” Ujar Asazatulo Giawa.

Dia mengharapkan kedepan agar azas pemerataan pembangunan baik baik dalam sisi kelompok tani dan beberapa kegiatan lain. Anggaran Dinas Pertanian yang telah disepakati untuk anggaran tahun 2020 sebesar Rp 4,6 Milar lebih, ungkap Asazatulo Giawa. (Sabar Duha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *