BHS – Taufiq Siapkan Relokasi Pasar Tebel Saat Terdampak Pembangunan Frontage Road

  • Whatsapp

Sidoarjo (republikjatim.com) – Kepedulian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo 2020, Bambang Haryo Soekartono (BHS) – M Taufiqulbar terhadap pedagang pasar tradisional tak diragukan lagi. Selain mempersiapkan pasar tradisional tingkat kecamatan mengantongi Standar Nasional Indonesia (SNI), Paslon yang diusung 5 partai ini juga memperhatikan pasar desa.

Salah satunya Pasar Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo. Rencananya, pasar yang ada di kanan kiri jalan desa itu, bakal dibantu untuk proses relokasinya. Hal ini lantaran sebentar lagi pasar desa itu bakal dijadikan lahan Frontage Road (FR).

Bacaan Lainnya

“Pasar ini sudah masuk pasar regular. Hanya saja penjualan pada jam-jam tertentu. Seharusnya Pemkab Sidoarjo bisa memfasilitasi tempat baru bagi pedagang pasar ini. Karena masyarakat sangat membutuhlan pedagang yang berjualan di pasar ini,” ujar BHS kepada republikjatim.com, Kamis (24/09/2020).

Lebih jauh, BHS yang juga mantan anggota DPR RI ini mengaku jika diamanahi menjadi Bupati Sidoarjo, maka dirinya siap memfasilitasi relokasi pasar Tebel agar lebih representatif. Baik untuk kepentingan pedagang maupun konsumennya agar tetap merasa aman, nyaman dan selamat saat berbelanja di Pasar Tebel. Sedangkan saat ini, pasar berada di jalan desa yang kerap digunakan lalu lalang kendaraan bermotor.

“Kalau sekarang kondisi Pasar Tebel masih sangat membahayakan keselamatan pedagang dan konsumen. Makanya rencana relokasi akan kami bicarakan dengan Pemdes Tebel. Karena sudah ada lahan Tanah Kas Desa (TKD) sekitar 3.000 sampai 5.000 meter persegi. Lahan itu sudah diteliti dan dihitung jika relokasi Pasar Tebel membutuhkan anggaran sekitar Rp 1 miliar,” imbuhnya.

Kajian relokasi Pasar Tebel sudah dibahas sejak 2 sampai 3 tahun lalu. Namun hingga kini belum terealisasi. Apalagi, sebentar lagi lokasi Pasar Tebel itu bakal digunakan untuk lahan pembangunan Frontage Road (FR).

“Harusnya sekarang sudah siap dengan lahan maupun infrastruktur bangunannya. Jangan sampai saat relokasi, bangunan pasar relokasi belum siap (jadi). Ini (rencana relokasi) akan jadi prioritas saya. Bakal kami siapkan pasarnya hingga jadi pasar yang layak dan sudah menjadi Pasar Standar Nasional Indonesia (SNI),” tegasnya.

Sementara saat ini, kata Alumnus ITS Surabaya ini, Pasar Desa Tebel sudah menampung sekitar 150 pedagang. Baginya jumlah pembelinya bisa naik 10 kali lipat dari jumlah penjualnya. Menurutnya minimal ada sekitar 1.000 orang berbelanja ke Pasar Tebel itu.

“Kami harap lahan relokasi Pasar Tebel cukup. Kalau kurang nanti bisa dibangun dengan konsep dua lantai. Karena yang diharapkan pedagang desainnya siap dan saat direlokasi bangunan harus sudah siap,” tandas Cabup yang berpasangan dengan Cawabup, M Taifiqulbar ini. Hel/Waw

Content retrieved from: http://republikjatim.com/baca/bhs-taufiq-siapkan-relokasi-pasar-tebel-saat-terdampak-pembangunan-frontage-road.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *